Wadeng - Rabu (03/07/2024), Pemerintah Desa Wadeng Kecamatan sidayu megadakan acara Penyuluhan, Pencegahan Dan Penanggulangan TBC bagi warganya pada pukul 09.00 WIB sampai dengan selesai di Balai Desa Wadeng. Kepala Desa Wadeng, Bapak Imam Khoiri, dalam hal ini menyampaikan sambutan atas acara Penyuluhan, Pencegahan Dan Penanggulangan TBC ini. “Mudah-mudahan dengan adanya acara Penyuluhan, Pencegahan Dan Penanggulangan TBC ini semoga bisa bermanfaat bagi kita semua , karena sehat itu mahal harganya. Dengan demikian, acara ini penting untuk diselanggarakan, agar kita bisa diberi pengarahan hidup sehat dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari kita” tutur Kades. Selanjutnya, acara Penyuluhan, Pencegahan Dan Penanggulangan TBC ini dihadiri oleh narasumber dari Puskesmas Sidayu, Dr. Serri Rivalli, selaku penanggung jawab program TB di Kecamatan Sidayu. Beliau menyampaikan beberapa inti materi tuberkulosis.
- Keberadaan TB masih menjadi masalah serius yang perlu diperhatikan di Indonesia. Seperti covid 19, TB umumnya menyerang paru-paru dan gejala yang ditimbulkan hampir sama seperti covid.
- Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang disebabkan Myocobacterium Tuberkulosis. Penyakit ini Sebagian besar menyerang paru-paru dan juga dapat menyerang organ tubuh lainnya, terlebih dengan daya tahan tubuh yang lemah.
- Penyakit ini merupakan penyakit yang ditularkan, bukan merupakan penyakit keturunan. Menurut penelitian, 1 pasien TB yang tidak diobati per 1 tahun bisa menularkan kepada 10-15 orang.
- Penyakit TB ditularkan melalui udara yang terhirup dan medianya bisa lewat batuk, bersin, dan berbicara. Semakin kita dekat dengan penderita TB, maka semakin beresiko dan bergantung dengan lamanya udara yang terhirup.
- Gejala penyakit TB yang paling utama adalah batuk terus menerus. Gejala lainnya seperti demam meriang, sesak nafas dan nyeri dada, bb menurun (rata-rata pasien tb mempunyai tubuhyang kurus), dahak keluar darah, napsu makan turun, dan berkeringat di malam hari walaupun tidak berkegiatan.
- Cara pencegahannya hampir sama dengan etiket pada saat pandemi covid 19 dan untuk pengobatan TB, pasien diberikan obat selama 6-8 bulan OAT (Obat Anti TB) gratis.